Waw Gangguan
depresi umumnya diderita oleh remaja mulai usia 15 hingga 18 tahun. Diketahui
bahwa depresi pada remaja biasanya bersumber pada pencapaian akademik yang
jelek, masalah sosial, penyalahangunaan obat-obatan terlarang, dan masalah
psikiatrik remaja lainnya. Pencegahan depresi masa remaja dapat membantu
mencegah munculnya masalah-masalah lainnya di sepanjang kehidupannya.
Selanjurt
nya Penelitian ini bertujuan menemukan metode efektif untuk mengurangi depresi
terhadap orang di usia yang belia ini. Penelitian dilakukan di Selandia Baru
menggunakan teknik preventif dengan memanfaatkan pesan singkat atau video yang
dikirim ke ponsel subyek penelitian.
RobynWhittaker dari Clinical Research Trials Unit pada Universitas Auckland
mengatakan, ponsel bermanfaat untuk mencegah secara proaktif depresi.
Sebelumnya, para peneliti melakukan kerja sama dengan sekelompok pelajar untuk
membuat 15 pesan kunci memakai Terapi Perilaku Kognitif sebagai teknik
pencegahan. Pesan-pesan itu kemudian dikirim ke ponsel 855 pelajar dari 15 sekolah
menengah di seluruh Selandia Baru yang berpartisipasi.
Pesan-pesan
dikirim dalam berbagai format: pesan SMS, klip video selebritas, dan kartun
animasi. Tiap hari subyek menerima dua pesan selama 9 pekan penelitian. Subyek
juga diarahkan untuk membuka situs web yang telah disiapkan setidaknya sekali
dalam sebulan. Di laman itu, mereka bisa mendapatkan pesan video, nada panggil,
dan musik yang lebih banyak untuk diunduh.
Setelah
menjalani penelitian, para partisipan dimintai pendapatnya mengenai penelitian
ini. Kebanyakan mereka mengatakan program ini membantu mereka menjadi lebih
positif. Sebanyak 82 persen subyek mengaku program ini membantu dan 90 persen
dari mereka mengatakan akan merekomendasikan program ini kepada teman-teman
mereka.
Jadi, Betapa Penting nya selular dikalangan Remaja jika
dibawa Kedampak Positifnya , Tergantung Kepada kita Bagaimana cara pemakaian
dan Kegunaan nya .
Demikian info dari saya, Semoga Bermanfaat :D
Remaja, selular, selular dikalangan remaja , lingkungan
sekitar, depresi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar